Dunia itu

Meringkuh sejenak untuk coba mengerti,
sejak kapan dingin itu mulai merapuh?
pada serpih-serpih kepura-puraan,
dan menghamburkan luapan pesan-pesan rasa yang tak jelas…

Seperti tapak-tapak kaki yang ditinggalkan oleh langkah yang berlalu,
seperti teks-teks yang keluar dan berganti-ganti makna,
dan seperti angin yang terus mengikuti pusaran kehidupan,
lalu lenyap entah kemana…

Aku masih disini dalam keterasingan,
jauh dari dunia yang ku kenal,
dunia dengan dramaturgi politik dan budaya,
perih menyesakkan dada…

Pada sisi lain…
masih ada sebagian dari jiwa-jiwa yang merindukannya,
dan berusaha untuk menarikku kembali,
dalam lubang hitam dunia itu…

Ditengah itu…
kecongkakan dunia yang menganga teramat besar,
aku akan tertidur entah sampai kapan
sambil menunggu semua yang ku katakan kepadamu tak ada lagi…

Kalau harus berakhir, berakhirlah!
agar tak ada lagi yang berani menggangguku…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s