Keangkuhanku

Dalam keangkuhanku,
dan jubah sepi menyelimuti…

Pertautan waktu membawaku menyelami seisi diri,
untuk mencoba mengerti,
bahwa terkadang menjadi angkuh membuatku merasa tenang,
meskipun kesepian terus saja menjadi bayang-bayang gelap.

Tapi itu tak penting!
yang penting adalah penerimaan “dunia”,
duniaku….
bukan dunia mereka,
yang selalu merasa mengenalku,
padahal tidak, tak pernah!!

Bukankah mereka tidak akan pernah (benar-benar) mengenalku?
karena tidak akan ada yang pernah (benar-benar) mengenal diriku selain aku sendiri.

Dalam keangkuhan ini,
mereka tak mampu membunuhku….

Mengejarku sampai kapan waktu,
tak akan pernah sanggup,
apalagi untuk menggapaiku,
sementara aku akan terus menjauh.

Terasa sulit,
dan begitu sulit
mengobati keangkuhan ini…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s