Puisi Etnografi; Luka Sebuah Negeri (Muhammad Junus Melalatoa)


Bu Angku,
masihkah kau huni ebe-ae yang dulu?
masihkah kau urusi wamdabu,
amanat adat atas keperempuananmu,
untuk memenuhi kewajiban upacara,
atawa membayar mahar,
manakala suami kawin lagi,
masihkah?…

Itulah yang menyebabkanku luka,
mengiringi jabatan tanganku,
kala pamitan meninggalkan Kurulu,
meninggalkan mu yang melengos tersipu…

Belakangan,
di penghujung abad ini,
lagi-lagi tersiar kabar kalian tertangkar musibah lapar,
ya ampun, lapar!…

(Kisah tentang pergulatan perempuan suku Dani yang harus menanggung beban perasaan sekaligus mahar bagi suaminya yang akan menikah lagi, kisah tentang kelaparan, dan pergumulan mengolah lahan)

This entry was posted in etnografi, puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s